SLB-B ini berada dibawah Yayasan Rehabilitasi Anak Tuna Rungu Wicara (YRTRW) dengan akte notaris tertanggal 6 Juli 1981 No 1 notaris Moeldjatmo atas rintisan Bapak Misdi, Bapak Sarono dan Bapak Suharno

Latar belakang berdirinya SLB-B YRTRW berdasarkan :

  1. UUD 1945 (pasal 31) : Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.
  2. Anggapan masyarakat yang negatif, bahwa anak tidak perlu pendidikan karena
         anak yang normal saja belum bisa tertampung secara keseluruhan.
  3. Kesulitan guru mengajar anak-anak cacat bila ditampung disekolah umum.
  4. Anak cacat bila diberi kesempatan bisa berprestasi seperti anak normal.

SLB-B YRTRW didirikan di Baluwarti Rt 14 Rw XIII No. 12 Pasar Kliwon Surakarta. Tahun ajaran baru dibuka pada bulan Juni 1981 atas pengesahan dari Kanwil Dep P dan K Prop Jateng, dan untuk yang pertama kali dibuka kelas persiapan dan kelas dasar dengan jumlah murid untuk tingkat persiapan 10 anak dan untuk tingkat dasar 17 anak dengan 2 orang tenaga pengajar. Kemudian pada tahun ajaran (1982-1983) dibuka kelas kejuruan dengan jumlah murid sebanyak 7 anak sehingga jumlah seluruhnya 34 anak dan penambahan satu tenaga pengajar, sebagai Kepala Sekolah Pertama Ibu Remiyati.Dengan banyaknya kelas yang dibuka maka pada tahun 1983 menambah 6 tenaga guru honorer wiyata bakti, dan tidak begitu lama keenam guru tersebut telah diangkat sebagai guru negeri dan menjadi guru tetap di SLB-B. pada tahun itu pula sekolah pindah ke Sambeng Sidorejo Banjarsari Surakarta dengan gedung Kontrakan. Dengan perpindahan sekolah tersebut maka terjadi pula perubahan kepengurusan yang semula Bapak Sarono sebagai ketua diganti oleh Bapak Suharno. Kemudian pada bulan Januari 1984 terjadi perubahan kepengurusan, adapun susunan kepengurusan itu meliputi :

Penasehat               : Bapak Sarono
Ketua Umum         : Ibu Dra Sarbini
Ketua I                   : Bapak Suharno
Ketua II                 : Bapak Drs.Sumarno
Sekretaris I            : Ibu Remiyati
Sekretaris II          : Bapak Sudjud
Bendahara I          : Bapak Misdi
Bendahara II        : Bapak Sardjiman
Seksi Pendidikan   : Bapak Pamudji
Kepala Sekolah    : Bapak Suratno

Dengan perkembangannya SLB-B YRTRW ada penambahan guru dan murid serta membuka kelas kejuruan yakni ketrampilan menjahit dan ketrampilan sablon. Pada tahun 1985 sekolah pindah dari Sambeng ke SD Cinderejo. Tahun itu ada perubahan kepengurusan sekretaris I diganti oleh bapak Drs. Wachid. Kepala sekolah diserah terimakan dari Bapak Suratno kepada Ibu Remiyati.Pada tahun 1986 sekolah mendapat bantuan dari Walikota sebidang tanah yang luasnya 410 m, kemudian pada tahun 1989 dapat membeli tanah yang bersebelahan dengan tanah yang lama, sekaligus dibangun gedung dan ditempati pada tahun 1989 dengan memiliki gedung baru yayasan merintis panti asuhan/asrama yang bernaung pada depsos. Tujuan didirikannya asrama ini adalah untuk menampung anak-anak yang sekolah di SLB-B YRTRW yang berasal dari luar daerah Surakarta. Asrama dibangun satu lokasi dengan sekolah sehingga dapat memberikan layanan dan kemudahan murid dalam belajar.Pada tahun 1996 meningkatkan pelayanan pendidikan dengan menambah ketrampilan ukir kayu/pertukangan dan rias/potong rambut, dengan terbitnya SK. Kepala Sekolah Bapak Wahid maka Kepala sekolah diserah terimakan dari Ibu Remiyati kepada Bapak Drs Wahid. Setelah Bapak Wahid Pensiun, pada bulan Agustus 1998 untuk sementara kepala Sekolah dijalankan oleh Ibu Sri Padmi Handayani bersamaan dengan tahun itu pula salah satu pengurus meninggal dunia, yaitu Dra Salbini.

Sepeninggal Ibu Dra Salbini diadakan perubahan anggaran dasar/susunan pengurus sebagai berikut :

Ketua I       : Bapak Drs.Suharno
Sekretaris   : Bapak Drs. Wachid
Bendahara  : Bapak Misdi S.Pd
Bagian Umum      : Bapak Soedjoed

Perubahan pengurus ini dihadapan notaris Ny. Murniyati SH, pada tanggal 20 Desember 1999. tidak lama kemudian tanggal 26 Januari 2000, terbitlah SK. Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 2134/A2,I2/KP.2000. Bapak Misdi S.Pd diangkat sebagai kepala sekolah yang Definitif di SLB-B YRTRW Surakarta.Adapun perkembangan pendidikan mengalami peningkatan terutama skiil dan penambahan aktifitas Bina Wicara dan Bina Persepsi Bunyi Irama dengan ditunjang adanya penambahan, Speak Trainer, Loop System, Hearing Aid, alat-alat ketrampilan kayu dan jahit yang dapat meningkatkan skiil kerja anak utamanya anak-anak kelas kejuruan SLTPLB.Penambahan siswa baru pada tahun ajaran baru 1999/2000 meningkat tajam, Pada saat iyu juga terpaksa sekarang meminjam gedung bekas SD Sidorejo II yang jaraknya dari induk sekolah 1000 m (1 km), yang digunakan untuk Tingkat SLTPLB dan praktek pertukangan.Seiring dengan kondisi Indonesia yang pada waktu itu mengalami kekacauan berimbas pada yayasan YRTRW yang tidak mampu melaksanakan operasionalnya. Maka pada tanggal 18 desember 2000 yayasan diserahkan pengelolaannya kepada Yayasan Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA) hingga sekarang.